Siap-siap, WhatsApp Setop Dukungan untuk HP Android Jadul Mulai 8 September
JAKARTA – Kembalinya sang legenda, Honda Prelude, ke pasar otomotif global memicu fenomena yang mengejutkan. Meski hadir dengan teknologi mesin hybrid terbaru dan desain sport yang futuristik, daya tarik utama yang membuat konsumen berebut adalah label harganya yang berada di luar dugaan.
Di pasar global, Honda mengonfirmasi bahwa unit ini dibanderol dengan harga yang jika dikonversikan ke dalam Rupiah berada di bawah angka Rp1 miliar. Strategi harga ini dianggap sangat agresif, mengingat statusnya sebagai mobil sport coupe ikonik yang biasanya mengisi segmen premium.
Kombinasi Desain Klasik dan Performa Modern Generasi terbaru Honda Prelude ini tetap mempertahankan siluet khasnya yang rendah dan aerodinamis, namun kini dibekali dengan mesin 2.0L e:HEV (Hybrid). Performa yang dihasilkan diklaim mampu memberikan keseimbangan antara efisiensi bahan bakar dan sensasi berkendara yang responsif khas mobil sport.
Antusiasme tinggi ini terlihat dari daftar pemesanan di beberapa wilayah yang langsung membludak sesaat setelah harga resmi diumumkan. Banyak pengamat otomotif menilai bahwa Honda berhasil memposisikan Prelude sebagai “mobil sport yang masuk akal” bagi pecinta kecepatan yang menginginkan mobil harian dengan gaya eksklusif.
Akankah Masuk ke Indonesia? Melihat tingginya minat konsumen, spekulasi mengenai kehadiran Prelude di Indonesia semakin kuat. Jika PT Honda Prospect Motor (HPM) benar-benar memboyong unit ini ke tanah air dengan harga yang kompetitif—berada di kisaran Rp800 juta hingga Rp900 jutaan—maka mobil ini diprediksi akan menjadi pesaing berat bagi Toyota GR86 maupun Subaru BRZ.
Hingga saat ini, kuota produksi untuk tahun pertama dilaporkan hampir habis di beberapa negara. Bagi para kolektor dan penggemar kecepatan, harga di bawah satu miliar ini merupakan kesempatan langka untuk memiliki potongan sejarah Honda dalam kemasan teknologi modern.












